
Baltimore
- Begitu banyak pertanyaan dalam
benak kita mengenai alam semesta ini. Pemanfaatan Teleskop Angkasa Hubble
memang memuaskan sebagian rasa penasaran kita, namun malah menambah pertanyaan
kita tentang alam semesta. Berikut ini berita tentang suatu gambar yang
menakjubkan yang diambil teleskop itu sebagaimana dilansir dari The
Huffington Post, 3 Juni 2014.
NASA
menyebutnya sebagai gambar paling meriah yang pernah ditangkap oleh Teleskop
Angkasa Hubble—sekaligus yang paling lengkap. Pastinya juga merupakan yang
paling spektakuler.
Gambar itu
merupakan hasil memuaskan dari suatu penjajakan Cakupan Ultraviolet Medan Ultra
Dalam Hubble (Ultraviolet Coverage of the Hubble Ultra Deep Field). Tapi gambar
itu lebih dari sekedar indah saja: gambar itu juga membantu melengkapi
pengertian kita tentang bagaimana bintang-bintang terbentuk.
Versi-versi
Medan Ultra Dalam Hubble sebelumnya menangkap panjang-panjang gelombang cahaya
mulai dari cahaya terlihat hingga mendekati inframerah bahkan hingga
ultraviolet jauh, demikian tertulis di situs web NBC News.
Sayangnya, cahaya yang mendekati ultraviolet belum termasuk di dalamnya.
Ketika
ditambahkan cahaya ultraviolet, penampakannya lebih menarik! Gambar baru itu,
yang merupakan kompilasi cuplikan-cuplikan sepanjang 841 kali orbit Hubble
antara tahun 2003 dan 2012, berisi setidaknya 10.000 tata surya dalam segala
bentuk dan ukuran.
“Tata
surya menunjukkan segala bentuk dan ukuran yang mungkin, kata ahli perbintangan
Phil Plait yang dilaporkan melalui terbitan Slate.
“Banyak
yang penyok karena bertumbukkan dengan tata surya lain, atau gaya tarik bersama
yang membentuk mereka menjadi bentuk-bentuk aneh berukuran panjang hingga
quadrillion kilometer,” lanjutnya.
“Banyak
yang berwarna biru, yang menunjukkan kegiatan pembentukan bintang, sedangkan
yang lainnya berwarna merah, mungkin tata surya yang lebih jauh lagi sehingga
cahayanya sampai kepada kita belakangan. Simaklah bahwa kebanyakan tata surya
yang sangat merah merupakan titik-titik kecil, suatu pertanda lain tentang
betapa jauhnya jarak mereka.”
Teleskop
Angkasa Hubble dinamai sesuai dengan nama ahli perbintangan Edwin Hubble.
Teleskop ini merupakan upaya bersama antara NASA dengan Badan Angkasa Eropa
(European Space Agency—ESA). Teleskop itu diluncurkan di tahun 1990 dan telah
terus menakjubkan kita sejak saat itu.
Posting Komentar